Kamis, 26 April 2012

Hidup itu pilihan,...


Apapun profesi kita,  tak pernah lepas dari yang namanya memilih. Seperti,  mau jadi orang baik atau jahatkah kita ? seorang Pedagang harus memilih mana barang yang akan ia sajikan didepan toko, seorang ibu harus memilih menu apa masakan yang harus ia hidangkan hari ini, semua itu adalah pilihan yang mengharuskan kita untuk memilih.


Berbicara soal memilih,  sama halnya dengan  yang saya alami sekarang , apakah harus tetap bertahan di tempat kerja yang sekarang atau buat lamaran lalu mencari pekerjaan baru  yang lebih baik?.  Saya menyadari untuk dapat bekerja di “B” adalah sebuah pilihan,  yang awalnya  saya pikir  dengan bekerja disalah satu badan yang notabene berlabel “ISLAMI”akan banyak pelajaran tentang islam yang akan saya dapatkan. Namun kenyataan yang saya temui setelah berada di dalamnya, sangat jauh berbeda dengan apa yang saya bayangkan.


Setelah bergabung didalamnya, memang banyak hal yang saya temui dari keisengan karyawan lama yang memblokir jaringan FB + Twitter di kompi saya (meski diblokir, toh saya masih bisa membukanya :-P)sampe speaker yang ada di meja kerja sayapun mereka sembunyikan. Kalo tujuan mereka memblokir jaringan Fb untuk semua siy saya bisa terima. lhaa ini hanya kompi sya z yang diblokir,  siapa yang gak kesel coba ? sementara mereka enak2 fbkan dan setel music kencang2.


Belum lagi masalah kedisiplinan yang mereka buat lalu mereka lah yang paling rajin melanggar. Dari karyawan lama sampe level pengurusnya pun sama saja, sama2 menghalalkan segala cara untuk kesenangan pribadinya. Pengurus yang datang ke kantor dalam sebulan bisa dihitung dengan jari, ditambah lagi dengan  karyawan lama yang masuk kantor seenak “perut “ mereka.  Ditambah lagi sering memerintah karyawan baru seenaknya,  seolah mereka lah  sang BOSS.


Bagamaina indonesia bisa maju jika orang2 yang diberi amanah untuk menjalankan suatu pekerjaan yang notebene adalah sebagai “penjebatan” antara si kaya dan si miskin justru mereka mengambil keuntungan dari situ. Naudzubillah !!!

Sekedar meluapkan kekesalan yang selama ini terpendam :-D...



Saat cuaca Batam sedang panas,
Menunggu detik –detik waktu sholat dzuhur.
Thursday at  11.50 am

Rabu, 25 April 2012

Kangen Masak :-(


Selalu excited kalau membahas menu masakan, maklumlah kan calon ibu eRTe (baca;rumah tangga). Entah kenapa kalo sudah bicara tentang masakan rasanya keinginan untuk “berperang “ di dapur begitu menggebu :-D. Cz Udah lama banget gak masak, hbis di tempat kost yang sekarang dapurnya berhadapan sama toilet jdi agak malas mo masak. Kebayangkan kalo seandainya lagi masak,  tiba-tiba teman sesama penghuni kostan pake toilet untuk pupss , uuuuuhhhhh.....jadi bercampur dey aroma nya #MualberasaMoMuntah !! . ihhhhhhhh gak mau ngebayangin ah :-D.

Dan tadi ada hal unik di kantor, kenapa saya bilang unik ? sebab, biasanya yang senang ngomongin masakan itu kan para cewek. Nah,  ini di kantor malah temen2 cowok yang sibuk bnget ngomongin resep buat Capcay. Al hasil saya pun ikut nimbrung dan gak mau ketinggalan, ya seperti yang saya katakan tdi di  atas, saya paling excited kalo ngomongin masalah masakan.. rasanya rugi dey kalo gak ikutan. :D hehe

Dulu waktu masih di rumah sendiri (di kampung), memasak adalah tugas saya. Berhubung adik saya gak suka masak jadi kami berdua  bagi-bagi tugas.  Kalo urusan dapur, seperti masak, cuci piring pokoknya apapun yang berkaitan dengan masak dan dapur itu menjadi tugas saya. Adik saya tugasnya beres2 rumah. Bahkan dulu waktu pertama kali kebatam dan sempat tinggal di rumah kakak, sayalah yang selalu menawarkan diri untuk mengambil alih tugas memasak, dan kakak saya pun dengan senang hati memberikan lampu hijau kepada saya J hihiihi.

Tapi sekarang udah lama banget gak masak, jadi kangen :-(. Apalagi temen2 dikantor barusan ngomongin tentang menu masakan dan mereka bilang akan langsung mempraktekannya dirumah sepulang kerja nanti. enaknya..... pasti bakalan seru tuh  #Jadi ngiri :-(


But, must calm and  Be Patient  #menghiburDiriSendiri :-D


Terlepas dari semua itu, insyaAllah  kesempatan itu masih ada. Jika kelak nanti udah punya misua semoga bisa sering merealisasikan kerinduan yang menggebu untuk memasak.  #Lebay.com :-D


Didepan kompi kantor, 
menunggu detik-detik jam pulang kerja.
Wednesday at  15.45 Pm


Love,


Kushi Langit

Senin, 23 April 2012

Harus Bangga Menjadi Pribadi yang SABAR !!!


“ Jangan sedih sesungguhnya Allah beserta  kita....  “


Itulah sebaris kalimat yang Rasulullah Saw katakan kepada sahabat Abu Bakar Ra ketika mereka dikejar oleh musuh waktu akan melaksanakan hijrah dari mekkah ke madinah dan sehingga mereka bersembunyi di gua di bukit tsur, yang pada akhirnya Rasulullah Saw dan Abu Bakar Ra diselamatkan oleh Allah Swt dari kejaran musuh tsb. Sesaat setelah itu karena Rasulullah Saw begitu kelelahan karna pengejaran musuh tadi membuatnya tertidur di pangkuan Abu Bakar Ra, setelah beberapa lama..tiba2 kaki Abu Bakar tersengat oleh kalajengking, yang membuat Abu bakar begitu kesakitan tetapi karna Rasullullah saw sedang tidur dipangkuannya maka Abu Bakar Ra pun tidak bergerak sedikitpun. walaupun harus menahan rasa sakit akibat dari gigitan kalajengking tadi, bahkan waktu itu Abu Bakar Ra sampai mengeluarkan air mata demi menahan rasa sakitnya. tapi dia tidak akan bergeming sedikitpun karena ia takut Rasul Saw akan terbangun dari tidurnya. Subhanallah….. Suatu pengorbanan seorang sahabat yang patut kita acungkan jempol.


kejadian itu, seolah memberi kita pelajaran(terutama untuk saya pribadi) bahwa apapun masalah yang kita hadapi selagi kita bertawakkal kepada Allah, maka Allah selalu bersama kita.


Kisah di atas juga digambarkan Allah Swt lewat firmanNya  : Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita." Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS. At-Taubah : 40)


Dan kejadian yang saya alami dua minggu yang lalu, rasanya sudah membuktikan kebenaran perkataan Rasulullah saw di atas (jangan sedih, sesungguhnya Allah beserta kita, Red) . Awalnya saya sempat sedih dan bertanya kenapa hal itu terjadi terhadap saya? Namun saya berpikir bahwa tidak ada pilihan lain, selain berdo’a kepada Allah Swt dan bersabar untuk menerima semua itu.  Alhamdulillah “jalan keluar itu”  akhirnya Allah tunjukkan.  

Ketika memiiki masalah ataupun ujian hidup, serahkan  semua urusan kepada Allah, maka Allah pasti akan memberi jalan keluarnya. Dan hal itu sudah saya buktikan.:-D


Selain sudah berdo’a kita juga harus sabar , sabar akan ujian yang menimpa dan sabar akan di ijabahnya do’a kita. Karna sesungguhnya ketika kita sedang berada dalam kondisi Sabar, Allah justru sedang dekat dengan kita. 

Saya teringat ketika menghadiri salah satu majlis ilmu, seorang ustadz berkata : “ banyak orang yang bangga jika dia dapat kenal atau berfoto dengan orang terkenal, contoh ; presiden, walikota, atau artis. Namun dia justru tidak pernah merasa bangga ketika sedang diberikan ujian oleh Allah lalu bersabar padahal Allah berkata dalam firmanNya : “sesungguhnya Allah beserta orang yang sabar”. (QS. Al – Baqarah : 153 )

Kalo dipikir-pikir memang benar apa yang dikatakan oleh ustadz tsb, bagaimana kita tidak merasa bangga didekati dengan Allah ??, Allah... Dia lah pemilik Alam semesta ini, termasuk pak presiden, pak walikota bahkan artis sekalipun adalah milikNya.


Untuk sahabat diluar sana, banggalah menjadi pribadi yang Sabar. Karna Allah akan mendekat kepada kita. Kalau Allah sudah mendekat, hidup ini akan terasa jauh lebih Indah. insyaAllah.:-)


Yakinlah... pasti akan ada hikmah disetiap kejadian yang kita alami. Maka bersabar dan berbanggalah !!!


Tulisan ini bukan untuk menasehati  apalagi menggurui teman-teman, sekedar untuk mengingatkan diri saya pribadi yang terkadang masih  sering mengeluh jika ada masalah yang menghampiri.  Alhamdulillah dengan ada nya penjelasan dari ustadz tsb telah membukakan “mata hati saya” akan indahnya menjadi pribadi yang sabar. :-)

Selasa, 20 Maret 2012

No Ideas...



Pengen berbagi tulisan yang sekira nya bisa bermanfaat, biar bisa jadi ladang amal hehee. Tapi apalah daya otak ini lagi benar – benar  buntu untuk berpikir.... hufffftttt.

Mungkin sedikit berbagi cerita aja nie,...

Alhamdulillah mama sekarang ada di batam J,.. dan mba silvi (teman sekantor) sudah kembali aktif bekerja lagi setelah tiga bulan cuti melahirkan. dengan begitu, kerjaan saya pun kembali single job lagi yang sebelumnya double job. So gak pusing-pusing lagi kalo akhir bulan urusin gaji karyawan ,  bayar tagihan, buat laporan ini dan itu. Pokok’e sikkkk asikkkkk   *AyuTingTingKale :- D hehehe

kegiatan tilawah dan muraja’ah di kantor Alhamdulillah bacaan tajwid saya sudah ada peningkatan ke arah yang lebih baik dari hari ke hari. Ini bukan narcis lho, melainkan murni pendapat sang Murobbi (ustadz Maktub ,satu2nya teman sekantor  yang alumni Ponpes) . ya meski kadang - kadang suka ada kesalahan juga siy . tapi harap dimaklumlah ,  coz manusia kan tidak ada yang sempurna.... *Ngeles :-D hihihi

di liqo setiap minggunya sudah mulai menyetor hapalan satu surat Al- Qur’an, Alhamdulillah.. jadi termotivasi untuk menghafal Al-Qur’an.  Bismillah.... mudah-mudahaan bisa! Aamiin Allahumma aamiinJ

Hidup memang meyenangkan jika disibukkan dengan sesuatu yang bermanfaat J, karna jika tidak, bisa-bisa kita malah terjerumus ke dalam hal yang bisa merugikan diri kita sendiri... Na’udzubillah. Seperti apa yang pernah di katakan oleh Imam As Syafi'i :


Nafsu mu... bila engkau tidak menyibukkannya dengan kebenaran (sesuatu yang bermanfaat), maka dialah yang akan menyibukkanmu dengan kebathilan (sesuatu yang tidak bermanfaat).


Sooo ... yuk kita isi hari-hari kita dengan kegiatan yang bermanfaat :)

Mungkin sekian dulu dey ceritanya, coz admin benar-benar sedang no ideas nie... insyaAllah next time semoga bisa sharing tulisan yang bermanfaat. Aamiin.


Wassalam ^_^

Jumat, 09 Maret 2012

QS.Al-Baqarah : 102


Alhamdulillah , malam rabu kemarin saya berkesempatan mengikuti kajian tafsir Al - Qur’an kitab tafsir Jalalain karangan Imam Jalaluddin Al-Mahalliy dan Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Pengajian mingguan yang di adakan setiap hari selasa malam rabu di Masjid Darul Ikhwan, Bengkong Indah. Pengajian tsb di isi oleh Al Ustadz Lukman Rifai’i.  Dan pada kesempatan malam itu surah yang di baca adalah surah Al – Baqarah : 102 ( tentang tuduhan orang yahudi terhadap Nabi Sulaiman As sebagai Ahli Sihir).


 

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat,
dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.


Hmmm.... ayat nya cukup panjang ya’ sebelum kita berbicara lebih jauh tentang ayat ini,  yuk sama2 kita lihat Asbabul nuzul (sebab turunnya ayat) ini :

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Yahudi berkata: "Lihatlah Muhammad yang mencampur-baurkan antara haq dengan bathil, yaitu menerangkan Sulaiman (Nabi) digolongkan pada kelompok nabi-nabi, padahal ia seorang ahli sihir yang mengendarai angin." Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (QS.Al-Baqarah : 102) yang menegaskan bahwa kaum Yahudi lebih mempercayai syaitan daripada iman kepada Allah SWT.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Syahr bin Hausyab.)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi bertanya kepada Nabi SAW beberapa kali tentang beberapa hal dalam Taurat. Semua pertanyaan mengenai isi Taurat, dijawab oleh Allah dengan menurunkan ayat. Ketika itu mereka menganggap bahwa ayat tersebut dirasakan sebagai bantahan terhadap mereka. Mereka berkata dengan sesamanya: "Orang ini lebih mengetahui daripada kita tentang apa yang diturunkan kepada kita." Di antara masalah yang ditanyakan kepada Nabi SAW ialah tentang sihir. Dan mereka berbantah-bantahanlah dengan Rasulullah tentang hal itu. Maka Allah menurunkan ayat ini (
QS.Al-Baqarah : 102) berkenaan dengan peristiwa tersebut.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Abil-'Aliah.)


dan sekarang kita lihat tafsirnya :

(Dan mereka mengikuti) diathafkan pada 'nabadza' (apa yang dibaca) dulu (oleh setan-setan pada) masa (kerajaan Sulaiman) berupa buku-buku sihir yang mereka pendam di bawah singgasananya ketika kerajaannya runtuh. Atau mungkin juga setan-setan itu mencari dengar lalu mencampurkan ke buku-buku itu kebohongan-kebohongan dan memberikannya kepada tukang-tukang tenung yang membukukannya sehingga tersebar berita bahwa jin mengajarkan hal-hal gaib. Sulaiman pun mengumpulkan buku-buku itu lalu menguburkannya. Tatkala ia mangkat, setan-setan pun menunjukkannya kepada manusia dan ketika mereka bongkar ternyata di dalamnya ada ilmu sihir. Kata mereka, "Kerajaan kamu berdirinya adalah dengan ini!" Lalu mereka pelajari ilmu sihir itu dan mereka tolak buku-buku nabi-nabi mereka. Ketika orang-orang Yahudi mengatakan, "Lihat itu Muhammad, disebutkannya Sulaiman itu seorang nabi, padahal ia tidak lebih dari seorang tukang sihir", maka Allah pun berfirman untuk membuktikan kebenaran Sulaiman dan menyangkal orang-orang Yahudi itu, (padahal Sulaiman tidaklah kafir) maksudnya ia tidak melakukan sihir, sebab sihir adalah perbuatan kafir (hanya) ada yang membaca 'lakinna' dan ada yang membaca 'lakin' (setan-setanlah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia). Kalimat ini menjadi hal bagi kata ganti yang terdapat pada 'kafaruu' (dan) mengajarkan pula kepada mereka (apa yang diturunkan kepada dua malaikat) artinya ilmu sihir yang diilhamkan kepada mereka. Ada pula yang membaca 'al-malikain' dengan lam berbaris bawah sehingga berarti dua orang raja, yaitu yang berada (di Babillonia) suatu negeri di tanah subur Irak. (Harut dan Marut) merupakan 'badal' atau nama dan kata ganti dari kedua malaikat itu, atau athaf bayan, artinya hubungan yang memberi penjelasan. Menurut Ibnu Abbas, kedua mereka itu adalah tukang sihir yang mengajarkan ilmu sihir dan ada pula yang mengatakan bahwa mereka adalah dua orang malaikat yang sengaja diturunkan Allah untuk menyebarkannya sebagai ujian dari Allah terhadap umat manusia. (Sedangkan keduanya tidaklah mengajarkan kepada) 'min' merupakan tambahan (seorang pun sebelum mengatakan) atau menyampaikan nasihat lebih dahulu ("Sesungguhnya kami ini hanya cobaan) ujian dari Allah terhadap manusia dengan mengajarkannya, siapa yang mempelajarinya, ia jatuh kafir dan siapa yang meninggalkannya ia mukmin, (sebab itu janganlah kamu kafir!") Jika ia masih mendesak untuk mempelajarinya barulah mereka mengajarkannya. (Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dapat menceraikan antara seorang laki-laki dengan istrinya) misalnya dengan membangkitkan marah dan kebencian satu pihak terhadap lainnya. (Dan tidaklah mereka) yakni ahli-ahli sihir itu (dapat memberi mudarat dengannya) maksudnya dengan ilmu sihir itu (dari) 'min' di sini hanya sebagai tambahan (kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah) atau kehendak-Nya (Dan mereka pelajari apa yang memberi mudarat kepada mereka), yakni di akhirat (dan yang tidak memberi manfaat) yakni sihir. (Dan sesungguhnya) 'lam' menunjukkan sumpah (mereka sebenarnya tahu) yakni orang-orang Yahudi itu sebenarnya yakin (bahwa barang siapa) 'lam' merupakan lam ibtida yang menghubungkan dengan kalimat sebelumnya, sedangkan 'man' isim maushul (yang menukarnya) atau menggantinya (sihir) dengan Kitabullah, (tiadalah baginya bagian di akhirat) atau keberuntungan dalam surga, (dan amat buruklah sesuatu) maksudnya perbuatan mereka (menjual) menukarkan (diri mereka dengannya) yakni menjual kebahagiaannya di akhirat dengan mempelajari sihir karena telah pasti akan menjerumuskan mereka ke dalam neraka, (seandainya mereka menyadarinya) jika mereka benar-benar tahu atau menyadari hakikat siksaan yang akan mereka jalani di akhirat kelak, niscaya mereka tidak mau mempelajarinya.


Hikmah yang dapat di ambil :

  1. Penegasan dari Allah swt, bahwa Nabi Sulaiman As bukanlah seorang ahli sihir seperti yang dikatakan oleh kaum Yahudi.
  2. Sebagian ulama berbeda pendapat tentang siapa sebenarnya Harut + Marut pada ayat tsb. menurut Ibnu Abbas,  Harut + Marut adalah tukang sihir yang mengajarkan ilmu sihir. Sedangkan menurut ulama yang lain, Harut + Marut adalah dua orang malaikat yang sengaja di utus oleh Allah turun ke bumi untuk menguji manusia. Karna sebelum mengajarkan ilmu sihir kedua malaikat itu mengatakan: “ Sesungguhnya kami ini hanyalah cobaan,maka janganlah kamu kafir”(lihat tafsir ayat di atas). *pilihan ada di kita sob mau ikut siapa :-D*
  3. Islam mengakui adanya fenomena ilmu sihir, namun kita tidak boleh meyakini bahwa orang yang terkena sihir adalah murni dari kejahatan si dukun atau tukang sihir. (lihat ayat di atas) segala sesuatu jika Allah tidak menghendaki pasti tidak akan terjadi, sebaliknya jika Allah sudah menghendaki pasti akan terjadi. soo, jangan takut sama dukun atau ahli sihir, takutlah hanya kepada Allah.
  4. Mempelajari ilmu sihir adalah Haram hukumnya dan pelakunya kafir; disamping mengandung suatu ancaman berat bagi orang yang berpaling dari Kitabullah dan mengamalkan amalan yang tidak bersumber darinya.


Dan berikut ini ada beberapa tips (yang merupakan sunnah Rasulullah) untuk menangkal ilmu sihir :

  1. Membaca ayat Kursi (QS.Al-Baqarah : 255) dipagi hari ba’da sholat subuh dan Pada saat masuk malam (Maghrib).

  1. Sebelum tidur membaca ayat kursi, surat Al-Ikhlas,surat Al-Falaq, dan surat An-Nas. Setelah membaca, tiup kan ke telapak tangan lalu usapkan ke wajah, tangan dan anggota badan yang lainnya. (HR Bukhari Muslim)

  1. Memakan tujuh butir kurma ‘ajwah setiap pagi hari. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam :

مَنْ تَصَبَّحَ كُلَّ يَوْمٍ سَبْعَ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً لَمْ يَضُرَّهُ فِي ذَلِكَ الْيَوْمِ سُمٌّ وَلَا سِحْرٌ

"Barangsiapa yang makan tujuh butir kurma ‘ajwah pada setiap pagi, maka racun dan sihir tidak akan mampu membahayakannya pada hari itu".

  1. Mengkonsumsi Habbatus sauda’ setiap hari.

Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah r.a, bahwa ia pernah mendengar Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

“Dalam Habbatussauda’ terkandung kesembuhan untuk segala penyakit, kecuali as-sam.’ Aku bertanya, ‘Apa as-sam itu?’ Beliau menjawab,’Kematian’”.

semoga sharing tentang ayat di atas bisa bermanfaat  untuk kita semua, dan semoga Allah selalu menjaga kita dari kejahatan ilmu sihir, baik yang tampak maupun tidak. Aamiin Allhumma aamiin J

*** hanya  untuk mengingatkan diri yang masih dan terus berada dalam proses pembelajaran.


Referensi :
-          Al-Qur’anul karim
-          Tafsir Jalalain versi E-Book
-          Tausiyah Al Ustadz Lukman Rifa’i
-          Browsing di mbah Google :-D



NB :
Bagi yang berminat untuk mengikuti pengajian tafsir Qur’an kitab jalalain, ini jadwalnya sob :

-      Setiap hari senin ba’da Ashar di Masjid Raya, Batam centre
-      Setiap hari sabtu pagi  (jam 9) di Masjid Baitus syakur, Jodoh
-      Setiap selasa malam rabu (ba’da maghrib) di Masjid Darul Ikhwan, Bengkong Indah.

Note : Jadwal di atas hanya untuk daerah Batam saja J



Wasallam ^_^

Jumat, 24 Februari 2012

CINTA DAN JODOH





Jika tiada cinta, dunia akan membeku. (Jalaluddin Rumi)

Apabila cinta ada dihati yang satu, pasti juga cinta ada dihati yang lain, karena tangan yang satu tak akan bisa bertepuk tanpa tangan yang lain. (Jalaluddin Rumi)

Manisnya senyum hanya bisa diketahui oleh orang-orang yang mencintai dengan hati. (Habiburrahman El-shirazy)

Hal paling sinting yang mungkin dilakukan umat manusia dimuka bumi ini sebagian besar berasal muasal dari ”cinta”. (Andrea Hirata)

Cinta adalah akar dari segala kebaikan dan keutamaan Hidup manusia. (A.Syafii Maarif)

Kalau hati telah cinta, yang berat rasanya jadi ringan, pendakian dirasa tanah latar saja, kesusahan dijadikan suatu bingkisan kasih kepada si jantung hati. Patutlah ada orang-orang ahli tasawuf yang jatuh pingsan ketika mendengar nama kekasihnya disebut orang yaitu ”Allah”. (Buya Hamka)

Cinta adalah tiang sendi segenap keutamaan di dunia ini, kalau tidak ada cinta niscaya kiamatlah dunia.(Buya Hamka)

Sayang dan benci janganlah dijadikan ukuran sebab rasa sayang menutupi mata melihat cacat dan keburukan sehingga yang tampak hanya bagusnya saja. Rasa benci menutupi mata dari melihat segala kebaikan, yang tampak hanya cacat dan buruknya saja. Maka dari itu perasaan janganlah mengalahkan akal.( Buya Hamka)

Apabila cinta kepada Allah itu sudah sempurna, maka tidak ada sesuatu kesenangan yang dapat melebihi kesenangan dalam melakukan ibadah. (Imam Al – Ghazali)

Cinta yang sejati adalah cinta di antara dua hamba Allah yang dipaterikan oleh cinta kepada Allah. Janganlah kita berkhayal kerana iblis suka meracuni jiwa yang lalai.(Buya Hamka)


Menikah itu menjanjikan pahala yang tiada putus-putus bagi yang menjadikannya gelanggang untuk mengukuhkan iman, mencintai Allah dan menjadikan surga sebagai tujuan.(Anonymous)

Menikah itu penutup dari ketidaksempurnaan insan kepada kesempurnaan insan lainnya bagi yang mengetahui rahasia-rahasianya.(Anonymous)

Menikahlah anda demi Allah dan Rasul-Nya, bukan menikah karena perasaan dan menuruti kebiasaan.(Anonymous)

Jodoh tak perlu terlalu dirisaukan, tiba masanya ia akan datang menjemput, namun anda juga perlu membuka lorong-lorongnya agar jemputan itu mudah sampai dan tidak terhalang.(Anonymous)





Berbicara tentang cinta dan jodoh memang selalu menarik untuk dibahas, terutama buat kita-kita yang masih belum kunjung memiliki pasangan hidup alias menJOMBLO :-D . dan di tulisan kali ini saya ingin berbagi kepada teman-teman tentang  CINTA + JODOH :-)

CINTA yang perlu ada pada perkiraan saya, setelah mencintai Allah dan Rasul_Nya, kedua orang tua, keluarga serta diri sendiri. Lantas terhadap siapa  lagi kah cinta itu ??

Yups... Cinta terhadap seorang manusia yang biasa disebut pria.(yang kelak akan menjadi jodoh kita)


Umur yang semakin berkurang dengan “angka” yang kian bertambah meninggalkan alam remaja dan sekarang berada dalam fase kedewasaan. Membuat saya berfikir tentang urusan jodoh. Seringkali persoalan itu ditanyakan oleh teman-teman terhadap saya.

“Gak punya pacar ya ?”

“Gak mungkinlah gak ada yang mau dengan cewek seperti kamu?”

“Mungkin kamu yang terlalu jual mahal kali?”

“Berdandan sedikit, biar cantik. Nanti pasti ada yang mau..”

“Aku sudah nikah, kamu kapan?”

Hufff... ingin melayani satu persatu pertanyaan mereka memang tidak bisa terjawab, tapi paling tidak saya katakan :

“belum ada calon dan mungkin belum jodoh juga !!!”

Membahas masalah Cinta memang tidak akan pernah ada habisnya. namun kita perlu memaknai cinta itu secara benar menurut pandangan Islam.

Cinta dalam pandangan Islam adalah suatu hal yang sakral. Islam adalah agama fitrah, sedang cinta itu sendiri adalah fitrah kemanusiaan. Allah telah menanamkan perasaan cinta yang tumbuh di hati manusia. Islam tidak pula melarang seseorang untuk dicintai dan mencintai, bahkan Rasulullah menganjurkan agar cinta tersebut di utarakan.

Apabila seseorang mencintai saudaranya maka hendaklah ia memberitahu bahwa ia mencintainya. (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzy).

Seorang muslim dan muslimah tidak dilarang untuk saling mencintai, bahkan dianjurkan agar mendapat keutamaan-keutamaan. Islam tidak membelenggu cinta, karena itu Islam menyediakan penyaluran untuk itu (misalnya lembaga pernikahan) dimana sepasang manusia diberikan kebebasan untuk bercinta.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum: 21)

Ayat di atas merupakan jaminan bahwa cinta dan kasih sayang akan Allah tumbuhkan dalam hati pasangan yang bersatu karena Allah (setelah menikah). Jadi tak perlu menunggu jatuh cinta dulu baru berani menikah, atau pacaran dulu baru menikah sehingga yang menyatukan adalah si syetan durjana (naudzubillahi min zalik). Jadi Islam jelas memberikan batasan-batasan, sehingga nantinya tidak timbul fenomena kerusakan pergaulan di masyarakat.

Dalam Islam ada peringkat-peringkat cinta, siapa yang harus didahulukan/ diutamakan dan siapa/apa yang harus diakhirkan. Tidak boleh kita menyetarakan semuanya.

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang beriman amat sangat cintanya kepada Allah (QS. Al-Baqarah: 165)




Menurut Syaikh Ibnul Qayyim, seorang ulama di abad ke-7, ada enam peringkat cinta (maratibul-mahabah), yaitu:

1. Peringkat ke-1 dan yang paling tinggi/paling agung adalah tatayyum, yang merupakan hak Allah semata.

...sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al- An’aam : 162).

...adapun orang-orang beriman amat sangat cintanya kepada Allah (QS. Al-Baqarah : 165)

Jadi ungkapan-ungkapan seperti: Kau selalu di hatiku, bersemi di dalam qalbu atau Kusebutkan namamu di setiap detak jantungku, Cintaku hanya untukmu, dll selayaknya ditujukan kepada Allah. Karena Dialah yang memberikan kita segala nikmat/kebaikan sejak kita dilahirkan, bahkan sejak dalam rahim ibu.

Jangan terbalik, baru dikasih secuil cinta sama si do’i kita sudah mau menyerahkan jiwa raga kepadanya yang merupakan hak Allah. Lupa kepada Pemberi Nikmat.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar-Rahman : 13)

2. Peringkat ke-2; isyk yang hanya merupakan hak Rasulullah saw.

Cinta yang melahirkan sikap hormat, patuh, ingin selalu membelanya, ingin mengikutinya, mencontohnya, dll, namun bukan untuk menghambakan diri kepadanya.

Katakanlah (kepada mereka hai Muhammad) "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.. (QS. Ali Imran: 31)

3. Peringkat ke-3; syauq yaitu cinta antara mukmin dengan mukmin lainnya. Antara suami istri, anatar orang tua dan anak, yang membuahkan rasa mawaddah wa rahmah.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS. Ar-Ruum: 21)

4. Peringkat ke-4; shababah yaitu cinta sesama muslim yang melahirkan ukhuwah Islamiyah.

5. Peringkat ke-5; ithf (simpati) yang ditujukan kepada sesama manusia. Rasa simpati ini melahirkan kecenderungan untuk menyelamatkan manusia, berdakwah, dll.

6. Peringkat ke-6 adalah cinta yang paling rendah dan sederhana, yaitu cinta/keinginan kepada selain manusia: harta benda. Namun keinginan ini sebatas intifa (pendayagunaan/pemanfaatan).


terkadang saya suka heran sendiri ketika mendengar cerita dari seorang teman yang dengan bangga mengatakan bahwa sekarang dia sudah memiliki pacar yang sangat mencintainya, kemana2 dia ada yang mengantar, bisa nonton film bareng, pulang kerja ada yang jemput, makan malam bersama pacar, pokoknya banyak hal-hal indah yang bisa dia lewati bersama pacarnya. Perkara yang menurut saya tidak wajar dilakukan, apalagi pasangan itu belum mempunyai ikatan yang sah dan halal di “mata” Islam.

Suatu hubungan yang dijalin tanpa ada tujuan yang jelas, bukanlah suatu hubungan yang bersungguh-sungguh, melainkan hubungan terang-terangan yang berlandaskan nafsu semata.

mengagumi seseorang itu wajar,  apalagi seseorang yang pada perkiraan kita dapat melengkapi kekurangan yang ada pada diri kita. Tentu saja kita ingin  mencari seorang suami yang sholeh, smart, mudah tersenyum, tegas dalam kelembutan,lucu dan bisa membuat kita gembira. Dan yang paling penting adalah dia bisa bertanggung jawab terhadap Rabb nya ( menjaga sholat + ibadah) dan juga keluarganya.

Namun, kekaguman itu ada batasan nya. Kita harus bisa menempatkan perasaan dan hati kita pada tempat yang tepat, selagi belum mencapai Mitsaqon Gholizoh.

Pernah ada seorang pria yang melamar saya, namun lamaran nya saya tolak dengan lembut atas alasan yang menurut saya tidak perlu untuk di ungkap disini.

Sekali lagi saya katakan, ini hanya soal Jodoh. Allah mungkin punya rencana yang lebih menarik untuk saya. Terserah pada saya, apakah mau mengambil hikmah yang tersembunyi dibalik pengalaman itu atau membiarkan diri ini bertanya, kenapa kesudahannya begini dan begitu ??

Dan Alhamdulillah... kini pria itu sudah memiliki seorang istri :-)

Sedikit sedih, kenapa sampai saat ini saya belum menikah? Namun, saya bisikkan pada hati ini agar ridho dengan ketentuan Allah. Setiap hari saya belajar dari banyak hal dan pada setiap kejadiannya ada hikmah yang bisa di ambil. benar, usia yang semakin bertambah membuat diri ini cemas juga karna masih belum dipertemukan jodoh.

 “Seorang Muslim yang taat tidak akan pernah merasa kesepian, karna dia tau Allah lebih dekat dari urat nadinya sendiri”.... quotes yang saya dapat ketika menonton sebuah film. #penyemangatDiri :-)

Suatu hari, ketika sedang berkumpul dengan teman-teman lama. Ada seorang teman yang bertanya,”Sudah punya pacar belum?”suatu pertanyaan yang saya fikir agak lucu untuk di tanya. Saya hanya menjawab dengan senyuman dan menggeleng.

Dia lalu berkata, “mau gak di kenalin dengan cowok?” saya hanya senyum mendengar ucapannya. Lantas dia berkata lagi, “PeDe KaTe saja dulu, nanti klo cocok ya di lanjut jadi pacar”.... sontak saya kaget!!! Maksudnya, Pacaran pra nikah gitu? Ooww tidak bisa :-P. Saya tau, sebenarnya teman saya itu berniat baik, tapi mungkin cara nya itu yang salah.

Saya tidak mengatakan bahwa saya ini tidak pernah berbuat dosa, tapi saya berusaha untuk memperbaiki diri dan coba menghindari diri dari ketergelinciran ke arah itu.

untuk teman-teman di luar sana yang jodoh nya belum kunjung datang :

Jangan cemas dan kwatir, kamu tidak perlu merendahkan diri untuk meraih cinta seorang lelaki. Ketahuilah manis dan cantiknya seorang perempuan itu terletak pada taqwanya terhadap Allah, hatinya yang senantiasa tunduk malu terhadap hal-hal yang tidak pantas.

Ingat, jika ada lelaki yang menyatakan dia menyukaimu, tanyakan kembali padanya apa yang dia inginkan darimu. Jika dia hanya ingin bersenang-senang dan berpacaran denganmu, maka jauhkanlah dirimu darinya.

Namun, jika dia benar-benar serius dan ingin mengikat tali pernikahan,faham dan mengamalkan Al-Qur’an dan As- Sunnah,akhlaknya santun dan tawadhu,punya kedudukan keuangan yang memadai,tidak merokok, menyamankan dan mendamaikan dirimu. Maka, pertimbangkanlah permintaannya untuk menjadikan dirimu sebagai permaisuri hidupnya.

Bercerita tentang jodoh... memang,  itu adalah rahasia Allah yang sangat sulit di jangkau dalam keterbatasan pengetahuan manusia.

Walaupun itu rahasia Allah, namun kita tidak di anjurkan untuk hanya sekedar diam dan menanti jodoh datang. Pro aktif itu perlu. Carilah jodoh dengan cara yang di ridhoi dalam islam dengan begitu hubungan kamu dengan dia juga akan di ridhoi Allah, InsyaAllah.

Sekedar berbagi rasa dengan teman-teman tentang urusan jodoh saya yang masih samar :-D heheee. Berharap, semoga Allah membantu saya dalam urusan yang berhubungan dengannya serta menjauhkan saya dari berbuat maksiat hati maupun perilaku maksiat yang terang-terangan. Aamiin Allahumma aamiin.

Jika suatu saat nanti Allah mengirimkan seorang pendamping hidup untuk meraih cinta yang lebih besar yaitu cinta Ilahi, maka saya Ridho.

Saya tidak mengatakan ikhlas menerimanya karna ikhlas itu hanya Allah yang bisa menilai.

Buat teman-teman yang mungkin sedang mencari atau telah mendapatkan jodoh, saya do'akan semoga kalian benar-benar mendapatkan jodoh yang sebagaimana kalian impikan.

Ketahuilah, bahwa Allah memberikan yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.

....Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui(QS. Al – Baqarah : 216)




Sekali lagi,

Cinta yang sejati adalah cinta di antara dua hamba Allah yang dipaterikan oleh cinta kepada Allah. Janganlah kita berkhayal kerana iblis suka meracuni jiwa yang lalai. (Buya Hamka)



GaNbatte TomodaChi!!!



Wassalam ^_^


*dari berbagai sumber*